Posts

Showing posts with the label Absurd

Purple River 13

Hari ini saya menonton Purple river episode 13 dan disana saya hanya ingin mempeljari apa yang perlu dilakukan untuk menghadapi hal yang menarik di masa cerita dari Zichuan. Apakah narasi ini mirip seperti narasi apa yang perlu dilakukan dengna mengetahui ini dan mungkin ada notasi berperang selama ini. Sebelumnya belum yang belum pernah menonton film china ini ini adlah semacam film perang yang terjadi pada zamannya.

Marx vs Nietzsche

Apa yang terjadi kalau kita adu antara Nietzsche dan Marx untuk saling bertarung diranah filsafat. Nietzsche akan sangat dikritik oleh Marx karena tidak belajar ekonomi, sementara Nietzsche akan memaki-maki Marx karena pandangan ekonomi hanyalah pandangan yang tidak penting bagi existensialisme, selama dia hanya melihat sebagai kawanan.

Mencintai Gaya Nietzsche

Ada beberapa hal yang mungkin sering kita temui dalam beberapa naskah sastra ataupun cerita film yang mengandung Nietzsche didalamnya. Beberapa diksi menjadi salah satu pertanda yang biasanya penulis atau direktur dari film itu membaca Nietzsche, beberapa yaitu : keabadian, dunia, keberulangan. Sebenernya cerita-cerita Nietzschean biasanya selalu diberi pilihan dalam melakukan pilihan. Seperti pilihan memilih tentang nilai moral yang dianut oleh banyak atau berada pada pilihannya sendiri. Jika akhirnya menggunakan kontra Nietzschean maka akan dipertemukan pada penyesalan pada putusannya, walau akan menjadi pahlawan bagi orang banyak, kemudian mengalami penderitaan karena tidak bisa jujur pada diri sendiri.  Cerita yang mirip seperti itu terkadang kita temukan pada kisah-kisah tentang masalah publik yang besar. Kita berangkat dari cerita dari Weathering With You ketika tokoh utama justru memilih menenggelamkan kota Tokyo dari pada orang yang dia cintai. Menjustifikasi mencintai kaya...

Metafisika Postmodern : "Ada" itu Seperti Lamaran digantung.

Bagi kalian yang pernah nglamar orang terus digantung, antara dijawab atau tidak. Bahkan sampai keselnya sampai minta buat ditolak. Selamat, jika anda pernah di gantung anda telah mempelajari Nietzsche untuk bisa mengafirmasi ya dan tidak sekaligus. Manusia yang melampaui akan bisa menghadapi ya atau tidak atau bahkan ya dan tidak sekaligus. Tapi ada yang menarik ketika menhadapi tetaki penggantungan diri anda, seperti beragam pertanyaan dan kesimpulan muncul di kepala anda, jika anda beruntung anda mungkin bisa menjadi seorang filsuf besar melalui fenomena ini, kalau mungkin anda juga bisa mendapatkan Nobel. Teka teki yang tak berujung, bahkan kegamangan dimodelkan menurut Rumi bahwa Tuhan memang tidak bisa didefinisikan. Kalau dia bisa didefinisikan maka dia bukan Tuhan lagi. Tapi melalui model Tuhan menurut Kierkegaard, Tuhan memang tidak bisa didefinisikan tapi bisa didekati. Mungkin itulah salah satu fungsi agama yaitu untuk bisa mendekati Tuhan.  Melalui model Tuhan, "Ada...

Heart Less

Tanpa dihayati, mungkin begitulah seharusnya hidup dijalani. Atau tidak sebaliknya hidup ini bukan tentang kau atau kita, hidup ini tentang aku, dan begitulah takdirnya. Peduli setan dengan urusan orang lain, memang begitulah, tanpa  peduli orang lain. "Aku peduli setan dengan orang lain. Aku juga punya hidupku sendiri, tanggung jawabku sendiri, dan masalahku sendiri aku tidak peduli dengan urusan orang lain."

Revolusi

Apa yang paling dibutuhkan dari perubahan? Semua menghendaki sesuatu menjadi lebih baik. Baik dalam artian yang eksistensialis berarti dia melakukan seenak hati yang dia inginkan. Aku menjadi tokoh kunci yang menjadi poin utama dari proses perubahan, apakah yang lebih penting dari perubahan selain Aku dalam kasus ini? Semua menjadi lebih matang ketika perubahan dilakukan secara berkala, difference yang muncul dengan eksistensi makna ada, yang membuat diri anda mengerti bahwa setiap muncul dari perubahan biner. Aku datang dengan segala yang ada diriku, mengantarkan bahwa diriku adalah Aku. Mengapa aku menjadi aku dari dalam diriku? Akh, lihatlah mereka bukankah diri anda menjadi lebih penting dari pada ketika anda menjadi Aku. Aku menjadi diri sendiri yang lebih penting menjadi apapun yang lebih penting menjadi Aku. Aku menjadi diriku karena aku menjadi aku, Aku yang mulai menerima dengan memberikan Aku menjadi dari aku yang menjadi aku.

Sejarah

Mungkin benar bahwa sejarah telah berakhir oleh Nietzsche dan Heidegger melalui filsafatnya. Tapi sejarahpun masih bisa ditafsirkan sebagai yang Ada, (Existence). Dan hari ini aku melihat beragam tulisan yang pernah aku buat sebelumnya, memang terasa mengambang, dari tulisannya jelas saya masih setengah setengah untuk membahas sesuatu. Lalu kenapa aku malah bikin blog lagi. Mungkin hobi bikin drama telah menjadikan saya seorang pengarang yang bagus. Walau beberapa teks telah aku delete sebelumnya saya kali ini akan mencoba untuk menyelesaikan masalah-masalah yang akan saya hadapi selanjutnya.